Inilah Sejarah Penemuan Kacamata yang Bisa Menambah Wawasan Anda

Monday, September 11th 2017.

 

Kacamata merupakan alat bantu penglihatan yang saat ini kina berkembang menjadi kacamata untuk menunjang penampilan. Tahukah Anda ternyata kacamata yang sudah dikenal sejak zaman dahulu hingga saat ini memiliki sejarah tersendiri. Tetapi tidak semua orang sudah mengetahui sejarah penemuan kacamata sehingga untuk menambah wawasan Anda dalam artikel berikut akan dibahas mengenai sejarah penemuan kacamata.

Sejarah penemuan kacamata diawali dengan penemuan pertama kali oleh Nero yang pada saat itu menjabat sebagai kisar Roma. Pada tahun 54-68 Maseh, Nero berkuasa di Roma sambil menggunakan batu permata yang berbentuk cekung. Batu tersebut digunakan sebagai alat bantu membaca serta menonton pertunjukan. Tetapi tidak diketahui alasan yang jelas mengapa Nero menggunakan batu permata tersebut apakah sebagai alat bantu penglihatan atau sekedar menunjang penampilan saja.

Perlu Anda ketahui, bahwa sebetulnya penemu kacamata adalah bangsa Cina. Dimana kacamata yang sudah ditemukan tersebut menjadi kacamata yang lazim dipakai hingga saat ini. Kacamata yang telah ditemukan oleh bangsa Cina memiliki bentuk oval besar dan dibuat dari batu kristal serta dibingkai menggunakan tempurung kura-kura.

Agar kacamata tersebut bisa dipegang dan digunakan, para bangsa Cina memasang kawat lalu diberi pemberat dan dikaitkan ke bagian telinga. Bisa juga dengan mengaitkan lensa tersebut di topi atau dikaitkan ke bagian pelipis. Sejarah penemuan kacamata di masa itu memang tergolong unik dan masih sangat sederhana.

Bagi bangsa Cina, pada masa itu kacamata belum berfungsi sebagai alat bantu penglihatan tetapi digunakan sebagai jimat keberuntungan. Bahkan kacamata tersebut dianggap sebagai aksesoris yang dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kewibawaan seseorang. Tak heran jika kacamata tersebut kebanyakan dipakai oleh para bangsawan sebagai perwujudan identitas mereka. Lebih uniknya lagi, kacamata bangsa Cina tersebut sering digunakan tanpa lensa dan hanya bingkainya saja.

Sejak saat itu sejarah penemuan kacamata terus mengalami perkembangan hingga ke Eropa. Tetapi ternyata 300 tahun sebelumnya, peradaban Islam telah menemukan kacamata sebagai alat pembakaran dengan memusatkan cahaya matahari pada lensa tersebut. Kemudian sekitar 3000 tahun yang lalu, sejarah penemuan kacamata dilakukan oleh bangsa Niwie. Pada saat itu kacamata digunakan sebagai kaca pembesar dari batu kristal.

Sejarah penemuan kacamata berlanjut pada abad XII di Cina dan Eropa. Pada tahun 1268, Roger Bacon yang merupakan seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris telah berhasil menemukan kacamata untuk alat bantu membaca. Sekitar tahun 1300 kacamata tersebut mulai diproduksi di Venesia tetapi masih menggunakan lensa sederhana.

Sejak saat itu berbagai percobaan kacamata terus dilakukan hingga pada tahun 1727 ditemukanlah ide memakai kacamata dengan memasang tangkai lalu diikatkan ke telinga. Tahun 1784, Benjamin Franklin menemukan kacamata bifokus dengan dua jenis lensa dalam satu kacamata. Sejarah penemuan kacamata terus berlanjut hingga tahun 1908 dan 1910 yang menghasilkan kacamata lensa cembung cekung yang menyatu dalam satu lensa.

Seiring perkembangan zaman, sejarah penemuan kacamata juga semakin dikembangkan hingga akhirnya muncullah berbagai desain frame kacamata. Pastikan Anda memilih kacamata yang sesuai dengan kondisi mata serta bentuk wajah agar kacamata tersebut nyaman dan menunjang penampilan Anda.